Menurut laporan baru dari Global Wind Energy Council (GWEC), kapasitas terpasang baru tenaga angin lepas pantai dunia pada tahun 2019 adalah 6,1 GW, rekor tertinggi, meningkat 35,5% dari tahun ke tahun, dan 4,5 GW pada tahun 2018.
![]()
Hingga tahun 2019, kapasitas tenaga angin lepas pantai global telah mencapai 29 GW. Dari perspektif negara, negara dengan instalasi tenaga angin lepas pantai baru terbanyak pada tahun 2019 adalah Tiongkok, yang hampir mencapai 2,4 GW. Dari perspektif regional, Eropa masih memimpin pasar tenaga angin lepas pantai global, menyumbang 59% dari total penambahan baru, dan Asia Pasifik menyumbang 49%. Di antaranya, Inggris menambahkan 1.764 MW pada tahun 2019 dan Jerman menambahkan 1.111 MW, yang merupakan dua pasar tenaga angin lepas pantai terbesar di Eropa. Ketua Kelompok Kerja Angin Lepas Pantai GWEC, Alastair Dutton, berkomentar, "Pada tahun 2019, instalasi tenaga angin lepas pantai didorong oleh pemimpin pasar yang matang. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat semakin banyak negara dan wilayah mendirikan industri angin lepas pantai yang berkembang ke pasar baru di Eropa, AS, dan Asia Pasifik." Ia menambahkan bahwa pasar-pasar yang sedang berkembang ini akan membutuhkan kerangka kebijakan yang tepat agar dunia dapat memperluas pembangunan tenaga angin lepas pantai melampaui tahun 2030. Global Wind Energy Council memprediksi bahwa pada tahun 2024, 50 GW tenaga angin lepas pantai akan ditambahkan secara global, dengan kapasitas terpasang kumulatif sebesar 80 GW.