Faktor-faktor yang mempengaruhi harga tembaga meliputi pasokan, permintaan, penjualan spot komoditas curah, tekanan pasar, dan tingkat persediaan saat ini, dll.
1. Pasokan dan permintaan
Menurut prinsip ekonomi, ketika pasokan suatu komoditas melebihi permintaan, harganya akan turun, sebaliknya akan naik. Pada saat yang sama, harga akan mempengaruhi pasokan dan permintaan secara bergantian. Ketika harga komoditas naik, pasokan akan meningkat dan permintaan akan menurun. Sebaliknya, permintaan akan naik dan pasokan akan menurun. Oleh karena itu, harga serta pasokan dan permintaan akan saling mempengaruhi.
Indikator penting yang mencerminkan hubungan antara pasokan dan permintaan adalah persediaan, yang umumnya diukur dengan bursa saham.
2. Situasi ekonomi
Tembaga adalah bahan baku industri yang penting, dan permintaannya terkait erat dengan situasi ekonomi. Ketika ekonomi tumbuh, permintaan tembaga meningkat, yang menyebabkan kenaikan harga tembaga. Ketika ekonomi lesu, permintaan tembaga menyusut dan harga tembaga turun.
3. Kebijakan impor dan ekspor
Kebijakan impor dan ekspor, terutama kebijakan tarif, adalah sarana penting untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan domestik dengan menyesuaikan biaya impor dan ekspor suatu komoditas dan mengendalikan volume impor dan ekspor suatu komoditas.
4. Perubahan tren perkembangan industri tembaga
Konsumsi adalah faktor langsung yang mempengaruhi harga tembaga, dan perkembangan industri tembaga adalah faktor penting yang mempengaruhi konsumsi. Dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, cakupan aplikasi tembaga terus berkembang, dan tembaga mulai berperan di bidang kedokteran, biologi, superkonduktivitas, dan perlindungan lingkungan. Semua ini akan mempengaruhi konsumsi tembaga dalam berbagai tingkat.
5. Biaya produksi tembaga
Biaya produksi adalah dasar pengukuran tingkat harga komoditas. Biaya produksi tembaga meliputi biaya peleburan dan biaya pemurnian. Analisis ekonomi yang paling umum adalah mengadopsi "biaya impas arus kas", yang menurun seiring dengan peningkatan nilai produk sampingan.
6. Arah perdagangan dana
Meskipun industri dana memiliki sejarah panjang, industri ini tidak berkembang pesat hingga tahun 1990-an. Pada saat yang sama, tingkat partisipasi dana dalam perdagangan berjangka komoditas juga meningkat secara signifikan. Dari evolusi pasar tembaga dalam sepuluh tahun terakhir, dana telah memainkan peran penting dalam banyak pasar besar.
Tentu saja, ada juga nilai tukar serupa yang akan berdampak pada harga tembaga, tetapi faktor fundamental yang menentukan tren harga tembaga adalah hubungan antara pasokan dan permintaan tembaga