Bagian 1: Peran dan penggunaan kabel pelindung
Kabel pelindung adalah jalur transmisi yang menggunakan lapisan anyaman jala logam untuk membungkus jalur sinyal. Lapisan anyaman umumnya terbuat dari tembaga merah atau tembaga berlapis timah.
Kabel pelindung adalah sejenis kabel dengan selubung anyaman logam yang khusus digunakan untuk mengurangi pengaruh medan elektromagnetik eksternal pada jalur daya atau komunikasi. Kabel pelindung ini juga berfungsi mencegah jalur memancarkan energi elektromagnetik ke luar.
Lapisan pelindung perlu di-grounding, dan sinyal interferensi eksternal dapat dialirkan ke bumi melalui lapisan ini.
Lapisan pelindung kabel berpelindung terutama terbuat dari bahan non-magnetik seperti tembaga dan aluminium, dan ketebalannya sangat tipis, jauh lebih kecil dari kedalaman kulit bahan logam pada frekuensi penggunaan (efek kulit yang disebut mengacu pada distribusi arus dalam penampang konduktor yang cenderung ke permukaan konduktor seiring meningkatnya frekuensi. Semakin tinggi frekuensinya, semakin kecil kedalaman kulitnya; artinya, semakin tinggi frekuensinya, semakin lemah kemampuan penetrasi gelombang elektromagnetik. Efek lapisan pelindung tidak terutama disebabkan oleh pantulan dan penyerapan medan listrik dan medan magnet oleh badan logam itu sendiri, tetapi karena grounding lapisan pelindung. Bentuk grounding yang berbeda akan secara langsung mempengaruhi efek pelindung.
Bagian 2: Struktur
Konduktor yang dibungkus disebut lapisan pelindung, yang umumnya berupa kain konduktif, anyaman jala tembaga, atau platinum tembaga (aluminium).
Biasa: lapisan isolasi + lapisan pelindung + konduktor; canggih: lapisan isolasi + lapisan pelindung + konduktor sinyal + konduktor grounding lapisan pelindung
Lapisan pelindung umumnya perlu di-grounding. Fungsi kabel pelindung adalah untuk mengisolasi sumber kebisingan medan elektromagnetik dari peralatan sensitif dan memutus jalur propagasi sumber kebisingan.
Pelindung dibagi menjadi pelindung aktif dan pelindung pasif. Tujuan pelindung aktif adalah untuk mencegah sumber kebisingan memancar ke luar, yang merupakan pelindung sumber kebisingan; tujuan pelindung pasif adalah untuk mencegah peralatan sensitif terganggu oleh sumber kebisingan, yang merupakan pelindung peralatan sensitif.
Lapisan pelindung kabel berpelindung tidak boleh di-grounding di banyak titik, karena titik grounding yang berbeda selalu berbeda, dan ada perbedaan potensial di setiap titik.
Jika banyak titik di-grounding, arus akan terbentuk di lapisan pelindung, yang tidak hanya gagal memainkan peran pelindung, tetapi juga akan menimbulkan interferensi. Terutama dalam situasi di mana konverter frekuensi sering digunakan, interferensi mengandung berbagai komponen harmonik tingkat tinggi, yang akan menyebabkan dampak yang lebih besar dan harus mendapat perhatian khusus.